Kukuhkan 15 Guru Besar, Unila Pecahkan Rekor MURI

  • Bagikan

TERASPENDIDIKAN.COM —  Universitas Lampung (Unila) mendapat penghargaan rekor Musium Rekor Indonesia (MURI) atas pengukuhan 15 profesor atau guru besar terbanyak di perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia. Acara pengukuhan 15 guru besar itu berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Unila, Rabu (22/9/2021).

Menurut Rektor Unila ,Prof. Karomani M.Si pengukuhkan 15 guru besar dalam Rapat Luar Biasa Senat Universitas Lampung dalam Rangka Pengukuhan dan Orasi Ilmiah.

“Bila kita merefleksikan catatan selama 5 tahun terakhir pertambahan jumlah guru besar di Unila cenderung lambat, 2017 hanya 5 guru besar, tahun berikutnya hanya satu guru besar,” kata Karomani.

Menurutnya, pengukuhan guru besar terbanyak ini merupakan komitmennya untuk terus mendorong program percepatan guru besar di Unila selama periode kepemimpinannya.

Pengukuhan guru besar Unila diisi orasi ilmiah oleh masing-masing profesor yang baru dikukuhkan.

Guru Besar atau profesor adalah jabatan fungsional akademik tertinggi bagi dosen yang masih aktif mengajar di perguruan tinggi.

Berdasarkan catatan MURI, rekor pengukuhan guru terbanyak sebelumnya dipegang oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati di Bandung pada 25 November 2020. Saat itu, 13 guru besar dikukuhkan dan belum pernah diselenggarakan oleh perguruan tinggi keagamaan di Indonesia.

Bagi Unila, pengukuhan 15 guru besar kali ini juga menjadi pemupus duka setelah kehilangan beberapa profesor yang meninggal beberapa bulan terakhir.

Ke-15 guru besar yang baru dikukuhkan tersebut adalah:

1. Prof. Yuliansyah, S.E., M.SA., Ph.D., Akt., CA., profesor dalam bidang ilmu Akuntansi Manajemen. Judul orasi: “Sistem Pengukuran Kinerja Strategik Perguruan Tinggi Dengan Konsep Malcolm Baldrige”.

2. Prof. Dr. Nurdiono S.E., M.M., Akt., CA., CPA., guru besar dalam bidang ilmu Akuntansi Sektor Publik; judul orasi: “Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Sebuah Kesenjangan Harapan”.

3. Prof. Dr. Drs. Hartoyo, M.Si., guru besar  dalam bidang ilmu Sosiologi;  judul orasi: “Strategi Mengelola Harmoni Sosial dalam Kehidupan Masyarakat Lokal Multikultural di Pedesaan Lampung”.

4. Prof. Dr. Undang Rosidin, M.Pd., guru besar  dalam bidang ilmu Evaluasi dan Assessment; judul orasi: “Penilaian Autentik untuk Memetakan Kompetensi Hardskills dan Sofskills Peserta Didik”.

5. Prof. Dr. Mahrinasari M.S., S.E., M.Sc., guru besar di bidang ilmu Manajemen; judul orasi:  “Keunggulan Bersaing Industri Kreatif Indonesia: Suatu Tantangan dan Harapan dalam menghadapi Pandemi Covid19”

6. Prof. Dr. Ir. Christine Wulandari, M.P., guru besar dalam bidang ilmu Manajemen Hutan; judul orasi “Social Learning sebagai Strategi Implementasi “New Era Perhutanan Sosial” Pasca Undang Undang Cipta Kerja”.

7. Prof. Dr. Ir. Dwi Hapsoro, M.Sc., guru besar dalam bidang ilmu Bioteknologi Pertanian; judul orasi: “Embriogenesis Somatik untuk Perbanyakan dan Produksi Benih Tanaman Unggul”.

8. Prof. Dr. Toto Gunarto, S.E., M.Si.; guru besar guru besar di bidang ilmu Ekonomi dan Pembangunan;  judul orasi: “Intensitas Energi Sektor Industri di Indonesia”.

9. Prof. Dr. Drs. Sugiyanto, M.T.; guru besar  dalam bidang ilmu Teknik Mesin; judul orasi: “Peningkatan Kompetensi Profesional Berkelanjutan Dosen Vokasi Melalui Diklat”.

10. Prof. Mohammad Badaruddin, S.T., M.T., Ph.D.; guru besar  di bidang ilmu Mekanika Kekuatan Material; judul orasi “Kriteria Desain Aman Baja Aisi 1018 Kondisi Tarik Dingin pada Suhu Tinggi”.

11. Prof. Dr. Hamzah, S.H., M.H., guru besar  di bidang ilmu Hukum;  judul orasi “Perlindungan Konsumen di Indonesia dengan Mekanisme Asuransi Tanggung Jawab Produk (Product Liability Insurance)”.

12. Prof. Dr. Einde Evana, SE., M.Si., CA., CPA., guru besar  di bidang ilmu Akuntasi; judul orasi “Pengujian Teori Fraud Pentagon Pada Sektor Manufaktur di Indonesia”.

13. Prof. Dr. Sunyono, M.Si., guru besar  di bidang ilmu Metodologi Pembelajaran Kimia; judul orasi “Eksplorasi – Imajinasi Pada Model Pembelajaran Simayang Untuk Membelajarkan Kimia di Sekolah”.

14. Prof. Dr. La Zakaria, S.Si., M.Sc., guru besar  di bidang ilmu Matematika;judul orasi “Peluang Menghilirkan Matematika Melalui Riset Matematika: Studi Kasus Matematika Komputasi Pada Desain Motif Batik Fraktal Dan Kriptografi Citra”.

15. Prof. Dr. Joni Agustian, S.T., M.Sc., guru besar  di bidang ilmu Teknik Kimia;judul orasi “Sakarifikasi Enzimatis Pati Tapioka Dengan Glukoamilasi Amobil Pada Penyangga Silika Mef-(9.21-3d)”.

 

  • Bagikan