Meski Pandemi Covid-19 Belum Reda, Unila Tetap Berangkatkan Mahasiswa KKN

  • Bagikan
Universitas Lampung (Unila) tetap akan melaksanakan Kuliah BK-KKN Unila Muhammad Basri memberikan keterangan pers tentang kesiapan KKN Unila. Foto: Teraslampung.com
Universitas Lampung (Unila) tetap akan melaksanakan Kuliah BK-KKN Unila Muhammad Basri memberikan keterangan pers tentang kesiapan KKN Unila. Foto: Teraslampung.com

TERASPENDIDIKAN.COM — Meskipun pandemi Covid-19 belum mereda–bahkan penambahan kasusnya per harinya makin banyak–para mahasiswa Universitas Lampung (Unila) tetap akan melaksanakan Kerja Nyata (KKN). KKN Unila 2021 akan dilakukan di tujuh kabupaten di Lampung dan di Banten.

“Kami menyiapkan KKN ini selama 9 bulan. Ada 4.320 mahasiswa yang akan di tempatkan di 7 kabupaten di Lampung dan satu di Banten, tepatnya di Desa Cikoneng,” kata  Badan Pelaksa Kuliah Kerja Nyata (BK-KKN) Unila, Muhammad Basri, dalam konferensi pers pelaksanaan KKN, di ruang sidang utama Gedung Rektorat Unila, Jumat, 22 Januari 2021

“Khusus di Cikoneng, adalah untuk mahasiswa Uniloa asal Bnaten. Kemudian ditambah dengan empat  mahasiswa Unila yang akan mengajar tari Lampung untuk mengenalkan budaya Lampung di sana. Lampung memiliki hubungan sangat kuat dengan Cikoneng. Cikoneng itu sudah sekitar 4 abad orang Lampung di sana,” tambahnya.

Untuk menyiasati KKN ditengah pandemi Covid-19, kata Muhammad Basri, Unila menyiapkan perangkat agar tidak terjadi cluster baru, misalnya bagi mahasiswa di kabupaten tertentu dia KKN di kabupaten tempat tinggalnya.

“Para mahasiswa yang KKN itu kami  jadikan duta protokol kesehatan di tempatnya. Untuk mahasiswa yang tinggal di kabupaten A misalnya dia harus KKN di tempatnya dan ketika bertemu atau berkumpul dengan warga harus menerapkan protokol kesehatan,” kata M. Basri.

“Yang KKN juga harus sehat, mereka yang dari luar kabupaten harus rapid antigen. Dari 4.313 orang saya dapat kabar dari klinik Unila sudah seribuan yang rapid antigen,” jelasnya.

Sementara itu, juru bicar (Jubir) Rektor Unila Kahfi Nazaruddin menambahkan, untuk pelaksanaan KKN ini Unila menjaring aspirasi dari luar.

“Mahasiswa yang KKN selain memiliki rapid antigen kecuali bagi mahasiswa di kabupaten setempat juga harus mendapat izin dari orang tua. Ini bentuk menjaring aspirasi dari luar. Dari 4.320 orang ada 7 orang yang mengundurkan diri. Satu berada di Medan kemudian ada yang tidak dapat izin dari orang tuanya sedangkan mahasiswa mau mengikuti KKN,” ujar Kahfi.

Menanggapi statemen Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana, yang meminta Unila untuk tidak melaksanakan KKN ditengah pandemi ini dan beberapa kabupaten yang zona merah, Kahfi mengaku sampai saat ini belum menerima surat dari Satgas Covid-19 Provinsi Lampung.

Para mahasiswa KKN Unila 2021 itu dijadwalkan akan mulai diberangkatkan pada 26 Januari 2021.

Dandy Ibrahim/Teraslampung.com

  • Bagikan