PSB SMP Labschool, Seribuan lebih Siswa SD Mengikuti Tes Daring

  • Bagikan
Prof. Dr. A. Sofyan Hanif, M.Pd. Ketua BPS Labschool

TERASPENDIDIKAN.COM, JAKARTA — Setelah pekan kemarin sukses menggelar pelaksanaan Penerimaan Siswa Baru (PSB) SMA Labschool yang diikuti pula oleh siswa dari New York, pada Ahad, 13 Februari 2022 diselenggarakan PSB untuk jenjang SMP.

Peserta yang berasal dari penjuru SD/MI sederajat dari wilayah Jabodetabek dan daerah lain berjuang untuk merebutkan kursi yang jumlahnya terbatas. Hal ini dikarenakan sebelum tes seleksi secara bersama ini telah dilakukan penerimaan siswa baru melalui Jalur Prestasi yang disebut dengan PPSBB (Program Penjaringan Siswa Baru Berprestasi).

Pada jalur PPSBB, persentase siswa yang diterima maksimal 40% dari daya tampung. Dengan demikian, untuk tes seleksi ini hanya tinggal sekitar 60% kursi yang diperebutkan.

Dr. M. Fakhruddin, M.Si., Ketua PSB SMP Labschool, mengatakan tes seleksi yang dilakukan secara daring ini adalah kali kedua setelah tahun lalu dilaksanakan secara daring.

“Suasana pandemi yang tidak memungkinkan adanya pertemuan secara bersama dalam jumlah besar menuntut sekolah untuk dapat bijak dalam menyelenggarakan PSB. Apalagi dimasa varian baru Omicron sedang mengganas, penularan yang lebih cepat perlu diantisipasi agar tidak terjadi penularan yang masif saat PSB ini,” katanya.

Seperti biasa dalam pembukaan pelaksanaan tes, Rektor Universitas Negeri Jakarta, bapak Prof. Dr. Komarudin, M.Si. mengharapkan keunggulan dalam tes daring harus dikedepankan dengan didukung kecanggihan IT.

Rektor UNJ memberikan apresiasi pelaksanaan PSB SMP Labschool
Rektor UNJ memberikan apresiasi pelaksanaan PSB SMP Labschool

Rektor juga berharap soal tes selalu diperbaiki sehingga menjadi tes standar yang dapat mengukur secara tepat kesiapan siswa dalam belajar. Tidak lupa rektor mengapresiasi kerja keras panitia, dan pengawas yang berusaha melayani secara maksimal pelaksanaan tes daring di hari Minggu, 13 Februari 2022 saat seharusnya berlibur dengan keluarga.

Menurut Dr. M. Fakhruddin, siswa dalam mengikuti tes seleksi PSB menggunakan dua perangkat, yaitu laptop atau notebook untuk mengerjakan soal dan satu perangkat gawai atau telepon genggamnya untuk pengawasan melalui zoom meeting.

“Dengan demikian diharapkan seluruh peserta dapat mengerjakan secara jujur dan bertanggungjawab tanpa dibantu orang kedua, karena telah diawasi melalui zoom tersebut. Sementara panitia dan pengawas memantau dari sekolah atau dari tempat kediaman masing-masing hal ini dimaksudkan agar kerumunan dalam jumlah besar dikurangi di sekolah,” katanya.

Peserta dalam mengikuti tes telah terlebih dahulu melaksanakan simulasi, ini agar peserta bisa mengetahui cara tes secara daring, apalagi siswa SD harus benar-benar dibimbing, simulasi telah dilaksanakan pada hari Rabu 9 Februari 2022, pukul 13.00-15.00.

Simulasinya seperti tes sesungguhnya meliputi 4 jenis tes yaitu : Kemampuan Kuantitatif, Pemahaman Membaca, Kemampuan Verbal dan Kemampuan Akademik dan Survey karakter. Pada hari pelaksanaan tes anak-anak sudah bisa masuk mulai pukul 08.00 wib untuk mendapat pengarahan dan pengaturan serta tata tertib selama tes berlangsung.

Sedangkan tes sendiri berlangsung mulai pukul 09.00 wib sampai pukul 11.11 wib (131 menit) dengan mengerjakan 78 soal Tes Potensi skolastik dan Tes Potensi Akademik serta 20 survey karakter. Pada tes kali ini jumlah peserta yang hadir sebanyak 1418 peserta dari 1479 pendaftar, dengan demikian kehadiran peserta sebanyak 96% dan yang tidak hadir 4%.

Pengumuman dari tes ini akan dilakukan pada hari Rabu, 23 Februari 2022 secara daring di web Labschool (www.labschool-unj.sch.id), seperti biasa peserta memasukkan username dan password yang dimiliki selanjutnya akan muncul hasil pengumuman secara personal.

“Selamat menunggu pengumuman. Semoga anda dapat diterima menjadi bagian Labschool, dan bagi yang belum berhasil, kami tetap mengucapkan terima kasih atas kebersamaannya dalam tes PSB Labschool 2022,” kata Dr. Fakhruddin.

  • Bagikan