Unila Targetkan Miliki 100 Guru Besar pada 2023

  • Bagikan

TERASPENDIDIKAN.COM, BANDARLAMPUNG — Pada pertengahan tahun 2022, Universitas Lampung (Unila) pertengahan telah menambah delapan guru besar atau profesor. Dengan begitu, saat ini Unila memiliki 88 guru besar. Ditargetkan, pada 2023 nanti Unila akan memiliki sedikitnya 100 profesor.

“Dengan pertambahan guru besar diharapkan dapat menjadi faktor penentu prestasi akademik Unila hingga bisa masuk jajaran papan atas perguruan tinggi di Indonesia dan universitas di tingkat global. Tentu implikasi dari meningkatnya jumlah guru besar ini juga menunjang IKU (Indikator Kinerja Utama) Unila sebagai perguruan tinggi dan menunjang kinerja akademik pada umumnya,” kata Rektor Unila Prof. Dr. Karomani, M.Si., Sabtu (2/7/2022).

Karomani menambahkan, saat ini masih ada sekitar 40 dosen dari seluruh fakultas Unila yang memenuhi syarat guru besar yang berkas persyaratannya sedang dalam proses di Dikti. Dengan begitu, jika bertambah paling tidak 20 lagi, target capaian Unila untuk memiliki 100 guru besar pada tahun 2023 dapat tercapai.

 

Di bawah kepemimpinan Rektor Prof. Dr. Karomani, M.Si., pertambahan jumlah guru besar di Unila tercatat meningkat pesat terutama sejak tahun 2020. Adapun total jumlah guru besar yang dihasilkan selama 2 tahun terakhir ini mencapai 24 orang.

Karomani menegaskan, jumlah guru besar yang signifikan merupakan komitmen RektorUnila  dan jajarannya, sehingga mempercepat kelahiran guru besar (profesor) di Unila sesuai dengan ketentuan akan mendorong iklim akademik yang kuat dan mampu menjadi perguruan tinggi unggul.

Delapan guru besar yang segera mengikuti pelantikan antara lain Prof. Dr. Herpratiwi, M.Pd.; Prof. Dr. Flora, M.Pd.; Prof. Dr. Noviany, S.Si., M.Si.; Prof. Drs. Admi Syarif, Ph.D.; Prof. Dr. Emantis Rosa, M.Biomed.; Prof. Dr. Kamisah Delilawati Pandiangan, S.Si.,M.Si.; Prof. Dr. Ir. I Gede Swibawa, M.S.; dan Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani.,D.E.A.

Akhirnya perlu disampaikan bahwa penambahan jumlah guru besar Universitas Lampung secara signifikan merupakan keinginan Rektor Prof. Dr. Karomani, M.Si., untuk meninggalkan legasi selama memimpin Unila.

  • Bagikan